Senin, 24 Oktober 2016

Polri Siapkan Pengamanan Pengumuman Calon Serentak Besok

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mabes Polri menyatakan seluruh Polda yang bertugas mengamankan Pilkada 2017 sudah siap. Termasuk, keamanan pengumuman pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (24/10).
"(Laporan Polda) pengamanan kita sudah siap. Sejauh ini tidak tak masalah," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal, Boy Rafli Amar, Ahad (23/10).
Boy menjamin, runtutan kegiatan Pilkada 2017 di seluruh Indonesia tidak ada masalah. Alasannya, pengamanan kegiatan Pilkada sudah ditunggu-tunggu.
Selain itu, ia mengatakan, seluruh daerah yang bertugas mengamankan gelaran Pilkada sudah menggelar latihan, simulasi, gelar pasukan dan persiapan lainnya. "Kita sudah koordinasi, tinggal rangkaian kegiatannya," ujar Boy.
Untuk pengamanan pengumuman pasangan calon, ia berujar, hanya memberikan pengamanan biasa. Pun ia mengatakan, tidak ada daerah khusus yang mendapat pengamanan lebih.
"Semua kategori (rawan) biasa saja. Karena kami sudah siap sejak jauh hari," jelasnya.
Ia mengatakan, selama 1x24 jam setiap Polda melaporkan kondisi di daerah. Sebanyak 71 ribu pasukan yang rencananya akan bertugas mengamankan Pilkada di seluruh Indonesia sudah menyatakan kesiapaanya.

Mantan Anggota TPF Munir Ragu Dokumen Hilang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Anggota Tim Pencari Fakta (TPF), Hendardi tak meyakini dokumen hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) aktivis HAM Munir Said Thalib hilang. Ia justru mencurigai pemerintah tak serius menindaklanjuti hasil investigasi tersebut atau malas mencari keberadaan dokumen itu.
"Bahwa ini malas mencari. Atau ketiga, karena tujuan-tujuan tertentu, tujuan politik. Karena tidak ingin membuka atau menangani kasus ini lebih lanjut, membuka ke publik atau menangani kasus ini lebih lanjut," kata Hendardi di kantor Setara Institute, Jakarta, Ahad (23/10).
Ia menjelaskan, dokumen hasil investigasi tersebut secara resmi telah diserahkan kepada Presiden SBY pada 24 Juni 2005. Sehingga, meskipun mengakui masih memiliki arsip dokumen itu, ia mengatakan kewenangan untuk membuka dan mendistribusikan dokumen itu telah menjadi kewenangan presiden.
"Artinya secara formal itu adalah sudah menjadi wewenang presiden dalam hal ini adalah SBY pada waktu itu. Sesuai keppres diamanatkan bahwa TPF setelah menyelesaikan laporannya, laporan itu diserahkan kepada Presiden. Ada klausul lain bahwa Presiden akan mengumumkan kepada publik hasil yang diperoleh oleh TPF. Artinya kami sebagai mantan anggota TPF sama sekali tidak punya wewenang otoritas untuk mengumumkan, mendistribusikan, menyampaikan kepada siapapun. Otoritas itu ada pada Presiden, SBY," jelas dia.
Menurut dia, jika dokumen itu dikatakan hilang, maka seharusnya pemerintah Jokowi dapat berkomunikasi langsung dengan pemerintahan sebelumnya, yakni SBY. Sebab, menurut dia, SBY juga memiliki tanggung jawab terhadap dokumen hasil investigasi Munir. "Saya kira secara moril SBY juga paling bertanggung jawab," tambah dia.
Lebih lanjut, ia mengatakan, saat penyerahan dokumen hasil investigasi TPF terdapat tujuh eksemplar dokumen yang diberikan kepada Presiden. Ketujuh eksemplar tersebut dimaksudkan untuk diberikan kepada instansi terkait lainnya, seperti Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Polri, Kejaksaan, dan lainnya. Karena itu, ia pun meyakini dokumen tersebut tidak hilang. Jika memang terjadi, maka Hendardi menilai hal ini akan memalukan pemerintah dalam menyimpan dokumen penting.
Hendardi mengatakan, setelah hasil investigasi TPF diserahkan kepada Presiden SBY, SBY membentuk satgas Mabes Polri guna melakukan penyelidikan dan penyidikan. Dari hasil penyelidikan pun diketahui Pollycarpus yang harus bertanggung jawab atas meninggalnya Munir.
"Mereka melakukan penyelidikan penyidikan antara lain hasilnya ke Pollycarpus, Muchdi PR, dan sebagainya sampai dihukum Pollycarpus, Muchdi dilepas. Dasarnya mereka melakukan persidangan itu apa? Ya dokumen TPF. Artinya setidaknya di Polri maupun di Kejaksaan ada dokumen TPF itu. Masak Jaksa Agung nggak tahu bahwa ada dokumen TPF, sekarang cari-cari," kata Hendardi.
Seperti diketahui, Kementerian Sekretaris Negara, melalui keterangan tertulis yang diunggah di laman setneg.go.id, menyatakan bahwa mereka tidak memiliki ataupun mengetahui keberadaan laporan akhir tim pencari fakta kasus Munir. Sehingga tidak mungkin bagi Kemensetneg mengumumkan laporan TPF yang tidak dikuasainya.

Ryan Giggs Akui Banyak Belajar Ilmu Kepelatihan dari Louis van Gaal

MANCHESTER – Mantan pemain yang juga pernah bekerja sebagai staf pelatih, manajer interim, dan asisten manajer, Ryan Giggs mengaku banyak belajar soal ilmu kepelatihan dari sosok Louis van Gaal. Giggs memang pernah jadi tangan kanan sang meneer selama dua tahun dari 2014-2016.
Kombinasi van Gaal-Giggs sendiri tak bisa dibilang spektakuler, terutama di musim lalu dimana Setan Merah gagal meraih tiket ke Liga Champions. Meski demikian, Giggs sukses membantu van Gaal memenangkan FA Cup sebelum meninggalkan Man United pada akhir musim 2015-2016.
“Saya belajar lebih banyak tentang kepelatihan dari Louis selama dua tahun daripada yang saya pikirkan,” ungkap Giggs kepada Telegraph.
“Dia benar-benar menyeluruh, dia orang yang perfeksionis. Di era Louis, semua orang di klub tahu peran mereka secara tepat. Di 2014-2015, kami membuat kemajuan yang bagus. Sayang, musim lalu kami kehilangan arah, meskipun salah mengatakan bahwa itu semua adalah kesalahan Louis. Kita semua harus berbagi kesalahan. Apapun itu, dia tetap manajer yang top,” jelasnya.

PT PLN Bangun Lima Gardu Pasok Listrik untuk Asian Games 2018

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Guna memenuhi kebutuhan listrik pada pelaksanaan Asian Games 2018 untuk wilayah Palembang, khususnya di komplek Jakabaring Sport City (JSC), PT PLN kini tengah membangun lima gardu induk (GI).
“Untuk kebutuhan listrik saat Asian Games mendatang,  khususnya ketersediaan listrik di kawasan Jakabaring Sport City dan sekitarnya dipastikan sudah lebih dari cukup. Khusus untuk Kota Palembang saat ini tengah dibangun lima gardu induk baru berkapasitas 60 MVA,” kata General Manager PT PLN (Persero) Wilayah SumSelatan, Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Budi Pangestu pada peringatan hari listrik nasional, Ahad (23/10).
Menurut Budi Pangestu dari lima gardu yang dibangun BUMN tersebut, dua diantaranya yaitu GI Jakabaring dan GI Kenten sudah selesai pembangunannya. “Saat ini untuk kebutuhan listrik di Jakabaring kita masih mensuplai dari jarak yang cukup jauh yaitu dari GI Sungai Kedukan dan Bungaran,” ujarnya.
General Manager PT PLN Budi Pangestu menjelaskan, dari sisi pembangkit untuk wilayah Sumsel sudah relatif cukup dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa. Menurutnya, PLN kini tengah berupaya bagaimana listrik yang sudah cukup ini dapat disalurkan hingga ke seluruh pelosok desa di Sumsel. “Salah satu kendalanya adalah jarak transmisi yang panjang, bahkan ada jarak yang mencapai hingga dua kilometer,” katanya.
Sementara itu menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumsel Mukti Sulaiman, pemerintah rrovinsi iap mendukung PT PLN dalam pembangunan kelistrikan di daerah ini, pembangunan pembangkit, transmisi, saluran udara tegangan tinggi (SUTT) dan pembangunan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).
“Juga peran serta masyarakat sangat diperlukan, seperti untuk pembangunan SUTT di Jakabaring atau dimanapun, masyarakat tidak meminta pembebasan lahan yang terlalu melambung, ini bagian dari wujud peran serta masyarakat,” katanya.
Menurut Mukti Sulaiman, pembangunan kelistrikan di Sumsel selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari perkotaan sampai pelosok desa, juga dibutuhkan untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang di Palembang.

Ada Rel Patah Antara Bojong Gede-Cilebut, KRL Tertahan di Pondok Cina




Jakarta - Jalur kereta api dari Jakarta menuju ke Cilebut mengalami penundaan. Penundaan itu akibat adanya rel patah di antara Bojong Gede dengan Cilebut.
Menurut twitter resmi Commuter Line, Minggu (23/10/2016), gangguan tersebut terjadi pada pukul 19.30 WIB. Saat itu jalur tak bisa dilewati kereta api.
"Info lanjut Jam 20.15 WIB gangguan rel patah antara Bojong Gede-Cilebut bisa dilalui KA dengan kecepatan 5 Km/jam," kata @CommuterLine.
Sementara itu, pembaca detikcom, Arif Febriyanto menyampaikan dirinya masih tertahan di Stasiun Pondok Cina akibat rel patah. "Saat ini saya berada di KRL tujuan Bogor dan masih tertahan antara Stasiun Pondok Cina-Depok Baru. Menurut informasi KRL Access terjadi rel patah antara Stasiun Bojong Gede-Cilebut," tutur Arif Febriyanto.
detikcom telah menanyakan kepada pihak Commuter Line melalui sambungan telepon. Namun hingga saat ini belum ada jawaban mengenai patahnya rel kereta.
(yds/kha)

Tim Sulsel Optimis Menyabet Juara Liga Futsal Perindo 2016

MAKASSAR - Pemuda Perindo Sulsel, Fahmi Zaki yakin tim asal Sulawesi Selatan (Sulsel) bisa menyabet juara pada Liga Futsal Perindo tingkat nasional nantinya. Lantaran, ia meyakini permainan dari pemenang liga Futsal Perindo Region Sulsel, Tim Perindo Palopo memiliki pemain yang rata-rata berkualitas.
"Kami akan datang untuk untuk menang, tim asal Palopo saya yakin bisa mengharumkan nama baik Sulawesi Selatan di Jakarta nanti," kata Fahmi, di Planet Beckham Kabupaten Gowa, Minggu (23/10/2016).
Pemain yang bertarung pada liga futsal ini, Menurut Fahmi memang sudah disaring terlebih dahulu di tingkat kabupaten masing-masing. Sehingga pertarungan memperebutkan juara di tingkat provinsi berlangsung sengit.
"Kalau di tingkat kabupaten, termasuk Palopo memang ada seleksi, maka kami yakin Palopo bisa memenangi liga futsal nasional. Permainan Palopo menampilkan permainan dengan kerja sama tim yang baik, anak-anak ini solidaritasnya tinggi, saya yakin palopo bisa menjadi juara," imbuhnya.
Secara keseluruhan, Pemuda Perindo puas dengan perhelatan liga futsal yang mereka adakan. "Pemuda Perindo puas dengan hasil pertandingan dua hari ini. Dengan hasil kompetisi ini, banyak pemain yang menampilkan permainan bagus, namun pasti yang terbaik yang menang," tutup Fahmi Zaki.

Bandar Judi Singapura Diringkus Polda Metro Jaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya meringkus bandar judi berinisial TD yang mengundi taruhan di Singapura dengan penghasilan mencapai Rp 50 juta per hari. "Hasil penyelidikan TD berperan sebagai bandar dengan omset sekitar Rp 50 juta per hari," kata Kepala Unit IV Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi di Jakarta, Ahad (23/10).
Arsya mengungkapkan TD beroperasi menggalang pelanggan judi di wilayah Jakarta Pusat, kemudian mengundi taruhan di pusat perjudian Singapura. Selanjutnya, tersangka menginformasikan hasil taruhan judi "totok gelap" (togel) itu melalui situs khusus kepada para pelanggan.
Diketahui TD telah menjalankan peranan sebagai bandar judi asal Singapura itu sejak 2014 dengan modus memasang taruhan secara manual. Arsya menyatakan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serius memberantas tindak pidana perjudian karena menurunkan produktivitas masyarakat.
Terkait tindak pidana itu, TD dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.